Sabtu, 26 Agustus 2017

YOU (3)

3 ; Menyukaimu

Mataku terbelalak, bangun tanpa persiapan. Membuat kepala pening. Lagi dan lagi aku tidak siap untuk berangkat ke kampus. Tidak jelas. Lontang lantung bak pengemis yang tak punya arah untuk pulang. Ya setidaknya aku mempunyai rumah tempatku bermimpi indah. Bermimpi dan berkarya di dunia yang lain, di dunia wonderland.

Aku masih tak terbiasa dengan dunia perkuliahan padahal aku sudah berada di semester 4. Hatiku selalu bertanya tanya kenapa aku masih tidak terlalu nyaman disini why?why?why?. Tidak ada seseorang yang pas untuk tempatku mengeluh segala sesuatu. Bahkan untuk menjadi diriku sendiri yang cerewet gaada berhentinya, belajar sambil main sambil ketawa, nyeleneh, dan lain lain aku tidak bisa. Jadi, aku memutuskan untuk menyesuaikan diriku ke lingkunganku dengan ikut menjadi anggota di himpunan jurusan dan ikut dalam suatu kepanitiaan ospek jurusan. Kebetulan, aku diajak oleh teman yang dulunya satu gedung asrama denganku. Aku diajak menjadi ketua medis dan dibawahi oleh koor penunjang yaitu Farhan.

Hari demi hari aku jalani dengan tidak memperdulikan percintaan. Ya meskipun ada beberapa lelaki yang mencoba mendekatiku tapi aku tidak terlalu excited untuk membalasnya. Sama sekali. 2 bulan ini aku jalani dengan mencoba berteman dengan siapapun, menjadi diriku sendiri yang tidak takut oleh seseorang, tertawa padahal tidak tahu apa yang ditertawakan, dan tidak lupa untuk ngecengin April yang menyukai seseorang yang baik ke semua orang yang ngebaperin semua orang. I’m totally didn’t like him as crush, aku hanya ingin berteman dengannya dan tidak mengharapkan dekat lebih dari teman. Entah dia sadar atau tidak, aku dan April sering memerhatikan dia untuk menjadikannya bahan cengan, hehe sorry not sorry Farhan.

Akhirnya hari itu tiba, hari dimana aku bersama teman-temanku mementaskan tarian padang dalam acara seni fakultasku. Saat kita sedang menunggu waktu  pentas, Farhan datang ke tempat persiapan kita yang berada di sekretariatan himpunan jurusan. Ia ingin mengambil suatu barang di tempat yang dia anggap menjadi lokernya. Padahal bukan. Dengan semangatnya April menghampiri Farhan dan bertanya “Mau ngapain lu?”, “tolong ambilin plastik putih dong disana” (menunjuk plastik yang berada jauh darinya). April bergegas mengambil plastik itu dan memberikannya kepada Farhan. “Thanks ya pril” tambah Farhan. Karena April tidak ingin pembicaraannya berhenti sampai disana, April kembali membuat bahan obrolan dengan membawa namaku “eh han, Yara cantik ga? Itu gue yang dandanin loh”, what aku shock kenapa sih nama aku dibawa-bawa. Aku yang duduk jauh dari mereka hanya melihat dan mungkin mukaku berubah menjadi rada aneh. “iya, lu juga cantik pril” jawab Farhan dan langsung meninggalkan April karena dia dipanggil oleh temannya. “ciaelaaah terbang nih priiil, lu juga cantik kok prrriiiiil” ledekku ke April. Muka April berubah menjadi apel merah-merah gitcuuuw.... Saat kita sudah dipanggil untuk bersiap-siap ke ruangan tempat kita tampil dan menunggu di depan ruangan tersebut, Farhan terlihat bolak balik tidak tahu arah sepertinya dia kehilangan temannya seperti Hachi yang kehilangan ibunya. Hehe. Karena April dan gengnya sedang ingin berfoto tetapi tidak ada yang motoin, salah satu anggota geng mereka memanggil Farhan dan mengajak dia untuk foto bersama April. Setelah itu, mereka meminta Farhan untuk memotret mereka. Aku tahu April pasti keringet dingin sih.... Hahaha ikut seneng deh ngeliat temanku yang satu itu seneng.

“drrrt drrttt” suara getaran hpku terdengar menandakan ada chat masuk atau sms masuk atau apalah. Saat aku lihat, ternyata chat dari grup PI-BPH ospek jurusanku mengajak untuk mengadakan tim building(timbul)  kayak mempererat hubungan antar pi-bph gitu deh tapi dibarengi oleh rapat. Memang ada banyak kendala dalam mengadakan ospek jurusanku kaliini tapi aku tidak akan menceritakannya karena akan panjang sekali ceritanya bisa-bisa dijadiin novel beneran. Yeu Ge-eR. Aku memutuskan untuk ikut timbul itu, kebetulan timbulnya diadakan dirumah Farhan.
Hari-H timbul pun tiba, aku dan PI-BPH yang ikut dibagi menjadi 2 mobil. Mobil Farhan dan mobil Eza, aku ikut di rombongan mobil Farhan yang kapasitasnya lumayan besar. Sesampainya dirumah Farhan, kita bersih-bersih diri dan lanjut ke rapat yang super duper hiper membosankan. Pukul 11 malam, otak kita sudah tidak bisa menerima pendapat dan berfikir jadi kita putuskan untuk menghentikan rapat. Karena kita tidak bisa tidur, kita memutuskan untuk bermain truth or dare. Ada pertanyaan yang mereka tanyakan padaku tapi ada satu pertanyaan yang membuatku sedikit bertanya dalam hati kenapa Farhan tiba-tiba bertanya itu kepadaku. “Yar, suka sama gue ga?” tanya Farhan kepadaku. Belum sempat aku menjawab, Eza menyamber dengan pertanyaan yang sama. Tanpa basa-basi aku menjawab “iya gue suka kok sama lo han, za”. Saat itu aku tidak terlalu memikirkan pertanyaan itu, tapi setelah aku pulang dari acara timbul itu aku jadi kepikiran. Kesal.

2 bulan berlalu dan mahasiswa baru yang masuk melewati jalur undangan telah diumumkan. Aku dan Farhan sudah menjadi dekat layaknya teman dekat. Aku juga menjadi dekat dengan Maulana yang menjadi ketua HPD dan Ica yang menjadi ketua kesekretariatan. Tentu dengan Anti aku juga dekat, tapi dia terlalu banyak belajar dan sibuk di organisasi universitas. Pada hari-H pendaftaran ulang mahasiswa baru yang melewati jalur undangan, aku dan PI-BPH mengisi di stand jurusan untuk menerangkan ospek jurusanku akan seperti apa dan lain sebagainya. Karena kita sudah datang dari pukul 8, rasanya capek sekali apalagi aku juga sedang tidak enak badan. Kebiasaanku kalau batuk yang tak bisa berhenti karena aku juga mempunyai ashma jadi saat batuk tubuhku terkadang sampai lemas. Saat aku tidak kuasa untuk menahan batukku, aku meminta tolong Farhan untuk masuk ke mobilnya dan ngadem disana karena diluar terlalu panas dan bengekku kambuh. Farhan duduk di kursi supir dan aku duduk tepat di kursi belakangnya. “kok lu duduk dibelakang deh yar, sini duduk samping gue”,”duh, gakuat gue males pindahnya ehehe” tambahku. Farhan yang terlihat seperti mengkhawatirkanku melihatku menghadap kebelakang dengan tatapan yang khawatir seperti ayah yang sedang khawatir terhadap anaknya yang sedang sakit. “lu mau gue beliin obat yar?” Tanyanya, “gausah, bentar lagi juga sembuh maaf ya ngerepotin” jawabku. “apaandeh ga sama sekali lagi, cepet sembuh ya yar”, dan beberapa topik kita bicarakan berdua dengan tidak berhadapan, sesekali Farhan menatapku dengan menghadap kebelakang. Saat aku sudah mendingan, aku dan Farhan memutuskan untuk keluar dari mobil.

Beberapa hari kemudian, setelah rapat PI-BPH selesai, aku dan beberapa temanku ke kantin fakultasku untuk istirahat sebentar sebelum pulang. Aku berencana untuk pulang bersama temanku dari jurusan yang berbeda dan janjian pukul 8 malam untuk pulang bersama. Jam sudah menunjukkan pukul 6, salah satu temanku Rani izin untuk sholat. Karena saat itu aku sedang berhalangan, aku memutuskan untuk tetap di kantin Fakultas bersama dengan 2 orang PI-BPH yang tersisa yaitu Farhan dan Ami. Saat kita tidak ada obrolan sama sekali, Farhan membuka obrolan “Yar, lagi deket sama siapa?” aku yang sedang bermain telepon genggam kaget mendengar pertanyaan itu. “ha? Kenapa emang? Kok nanya gitu? Ga kok gue lagi ga deket sama siapa-siapa” akhirnya aku memutuskan untuk menjawab pertanyaan yang membuatku rada shock itu, “terus lagi suka sama siapa?” Tanyanya lagi “kok nanya ke gue doang, ke Ami dooong”, “kalo Ami mah gue udah tau, lu suka sama gue kan mi?”, Ami yang sedang menjawab chat dari handphonenya menjawab dengan ketidaksadaran yang terlalu sadar “iyalah gue sukanya sama lo han, pasti hahah”, “tuhkan bener, sekarang lu suka sama siapa yar?” saat yang bersamaan Rani datang dan mengajak kita untuk pulang. “coba tanya sama Rani dia suka sama siapa”, “Ran lu suka sama siapa?” tanya farhan “gue suka sama lo lah han sama siapa lagi” sambil membentuk jarinya menyerupai bentuk hati. “ya gue juga sama lo deh han yuhuuu” sambil tertawa kecil karena aku tidak tahu ingin menjawab apa. Lalu Rani memaksa kita untuk pulang karena sudah lumayan gelap dan Farhan menawarkan untuk memberikan tumpangan  ke stasiun. Karena aku sudah janjian dengan temanku untuk pulang bersama, aku bingung karena akan sendirian tapi ternyata tidak, Farhan mengajakku untuk ikut mengantar Ami dan Rani ke stasiun.

Setelah kita mengantar mereka berdua ke stasiun, kita memutuskan untuk kembali ke fakultas. “Yar, gue mau nge cas dulu dimobil ya”, “okedeh gue temenin” balasku. Di mobil inilah aku dan Farhan menjadi lebih dekat, membicarakan keluarga, curhat, dan lain-lain. Dan untuk pertama kalinya, aku senyaman ini ngobrol dengan lelaki yang baru aku kenal beberapa minggu. Aku tidak ragu untuk membicarakan isi hatiku dan menjadi the real me. Tanpa kita sadari, jam sudah menunjukkan pukul 8 dan temanku sudah menanyakan aku dimana lewat aplikasi dari korea itu. Dan pada saat itu, aku berfikir dari tatapan Farhan ke aku, perilaku dia terhadapku akhir-akhir ini, seperti sedang mempunyai rasa yang lebih terhadapku. Dan pada saat itu juga, aku menjadi memikirkan Farhan terus menerus. Apakah ini yang dinamakan menyukai seseorang?



(Juni, 2016)

Senin, 21 Agustus 2017

Mengecilkan Angka Timbangan secara Instan

Halooooowww!!!

Jadi sekitar tahun 2015, tubuh aku membengkak parah.Karena di tahun 2013 aku terpilih menjadi anggota paskibraka kota administrasi Jakarta Timur. Selama hampir 3 bulan, fisik aku di latih terus. Kayak push up, sit up, lari, dan lain-lain. Makannya kakak2 nyuruh kita bawa makanan yang banyaknya bukan main. Nasi bisa kali ampe 1 liter disuruh bawa. Banyak banget pokoknya. Tapi sehat sih. 4 sehat 5 sempurna deh kalo dari sarapan.

Aku yang sebelum masuk paskib itu berat badannya 52 atau 53 kg dengan tinggi 164cm. Setelah beberapa bulan pengibaran usai dan latihan2 fisik udah gaada lagi di kehidupan aku, berat badanku naik sampai 69 kg. Drastis banget kan? emang. sedi. Selain gaada latihan fisik, nafsu makanku juga meningkat banget. Semeningkat itu. Sedih ga singucah....

Nah pas di tahun 2014 tengah, karena aku stress mau kuliah dan segala macamnya, berat aku rada nurun ya sekitar 65 kg tapi naik lagi pas liburan semester 1 menjadi 68 kg. Mau cerita dikit boleh yaaaa.... Jadi akhir tahun 2014 itu aku dan seseorang ini memutuskan untuk keep contact terus karena emang kita udah jd temen deket 3 tahun belakangan ini (2012-2014) pas bulan puasa doang sih. Nah pas bulan puasa 2015, karena kita sama2 jauh univnya kita memutuskan untuk keep contact dan kayak udah nyaman aja gitu. Tapi, saat 2015 akhir dia ini berubah banget. Yang tadinya chat2an ini ga sama sekali. Ya intinya saat itu kita udah janji buat jaga hati sih... (jijik kalo inget) Pas aku stalk twitternya dia ngucapin good morning ke cewe sedangkan ke aku aja gapernah cobaaaa...

Aku mulai curiga dooong ini ada apaan. Aku tanya ke dia tapi dia kasih alasan yang aneh banget, gapercayalah. Yaudah aku percaya aja lah ama omongan dia walaupun gamasuk akal. Eh pas beberapa hari kemudian twitternya block aku. Oke ini udah keterlaluan dan alasannya tetep ga masuk akal. Gimana ya perasaannya tuh. Ketika kamu udah ngepercayain orang, nilai orang itu baik tapi kenyataannya ga sama sekali. Kaya ditusuk dari belakang dan akhirnya aku memutuskan untuk mengambil janjiku ke dia. Aku gabisa. Sedih banget saat itu sih,

Dan mulai saat itu aku mulai nyibukkin diri, gamain hp (ini susah bgt karena dulu setiap saat ada chat dari dia). Dan mumpung lagi liburan kan, aku memutuskan untuk GYM.

Di gym ini aku ikut member. Murah bgt sih menurutku (130rb/bulan gym dan aerobik + pendaftaran 20rb kalo gasalah). Aku ikut nge gym di New ALC Gym di teratai putih, Jakarta Timur. Niat ku gede banget sih buat nurunin badan sekalian buat ngelupain orang yang udah nyakitin hati.

Aku cuman ikut GYM 1 bulan beberapa hari tapi berat ku turun yang tadinya 68 kg sampe 55 kg. Di 1 bulan lebih itu, aku sempet juga ngalamin turun bb 3 kg lebih langsung dalam sehari. Kaget? pasti. Lemes? Sangat. Hayo 1 hari itu aku ngapain?

Jadi malemnya aku cek diet mayo tuh apa, diet cod tuh apa dll. Nah aku berencana buat ikut diet mayo (makanan sehat no garam). Oke. Besoknya, aku nyiapin sendiri kentang, kangkung, kacang panjang direbus, tahu dikukus, tomat, dan pisang.
Pagi -> Sarapan sebelum aerobik : pisang dan susu low fat
Siang-> Makan setelah aerobik : kentang dan kangkung rebus, tahu, tomat
Sore -> Makan sebelum aerobik : kentang dan kacang panjang rebus, tahu, tomat
Karena di tempat gym ku ini kelas aerobik nya ada pagi dan sore aku ikut dua2nya setelah aerobik yang pagi aku nyoba alat di tempat gymnya bentar.

Setelah aerobik malem aku ga makan lagi, aku mandi langsung tidur karena emang lemes banget. Tidak lupa untuk sholat sihhh....

Sebelum aku nyoba diet mayo, aku nimbang pas bangun tidur beratku 58.7 dan besok paginya setelah aku nyobain diet ini beratku jadi 54.9 (timbangan digital).

Parah seneng banget, tapi aku bener-bener gakuat meskipun minum aku juga lebih banyak like 5-6 literan lebih yang biasanya cuman 3-4 literan karena aerobik. Ga lagi-lagi deh. Lemes banget soalnya.

Review tentang New ALC GYM
karena rumahku disekitar jaktim, aku memilih tempat gym yang jalannya sering aku lewatin aja. Tapi dari beberapa tempat GYM yang sering aku lewatin, New alc di tempat gym ini paling gede sih... parkirannya luas, Senin sampai minggu ada jadwal aerobiknya. Selain ada aerobik, mereka juga ada kelas yoga, Body Language(BL) dan kalo kalian mau ada boxingnya juga(ini harus mesen). Terus  di tempat gymnya ada Personal Trainer(PT)nya juga. Kalaupun lagi ga standby, member2 disana baik2 kok mau ngasih tau kegunaan alat2nya apa aja, cara makenya gimana, dan mau nanya apapun juga pasti dijawab. Tapi ingeeeeet pasang muka yang friendly jangan jutek!. Yaaaa sampe sekarang meskipun lagi hiatus aku akan nge Gym disana lagi kok. eheheh.

Ilmu yang aku dapetin selama program kurusku:
Ngecelin angka ditimbangan tuh gampang banget, tapi gabaik buat kesehatan , bikin lemes dan yoyo (naik lagi berat badannya).Sehari aja aku bisa ngecilin bb sampe segitu kan? gimana kalo seminggu? Hayo? plus kalo kamu cuman diet aja juga berat badan kamu juga bisa cepet banget turunnya. Tapi, emang kamu mau punya badan kelemar kelemer? kulit doang gitu? ga kan? Makannya diimbangin sama olahraga dan makanan seimbang biar ga lemot:) Jangan lupa siapkan NIAT TERBESARMU karena mempertahankan niat tuh susah banget, banyak godaan makanan yang ngebuat angka timbangan kita naik keatas. huhu sedi. Dan inget juga olahraga tuh penting. Karena dengan olahraga juga kita bisa mendapatkan kulit yang sehat, jantung, otak dan organ2 dalan yang sehat. Bisa meningkatkan konsentrasi juga loh!

hehe
SEMANGAT SEHAT!
Ajeng Leudityara Fijri
Masih gendut, namun inshaAllah Sehat.

Sabtu, 19 Agustus 2017

YOU (2)

2; Pupus


Sang Raja sudah cukup lama membangunkanku dengan sinar yang tak pernah meredup sedikitpun tetapi, aku tak kunjung bangun dari mimpiku yang no ending. "mama berangkat ya mba" suara lantang dan keras tapi masih menunjukkan kehalusan menandakan kalau suara itu berasal dari pita suara mamaku. Aku langsung terbangun dari kasur tanpa basa-basi(ngulet, streching, atau sebagainya) dan tersadar jika jam sudah menunjukkan angka 8. "Gawat, gue ada kelas jam 10" keluhku dalam hati. Seperti 3 semester sebelumnya, aku masih tidak bersemangat masuk kuliah. Entah itu karena teman temanku, dosenku atau mata kuliahku. Entahlah.

Pelajaran pertamaku hari ini adalah analisis matematika 1. Mata kuliah yang sulit menurut kakak-kakak tingkatku dan lagi-lagi aku masih tidak memperdulikan kata-kata orang. Saat aku masuk kelas, jam sudah menunjukkan angka 10.20 tetapi dosenku belum kunjung datang, "Fiuh untungnya ga telat dan gue masih dapat tempat duduk nyhaaaa" obrolanku dalam hati. Bagaiman tidak takut kebagian tempat duduk, kelasku berisi 50 orang lebih sedangkan kursi yang tersedia pas, belum lagi ada beberapa orang yang memekai 2 kursi, satu kursi untuk duduk dan satu lagi untuk tasnya. Mungkin tasnya branded banget kali ya sampe ga tega ditaruh di lantai.

Saat aku sedang mencari teman-temanku yang cukup akrab, aku mendapati seorang laki-laki bernama Farhan, lelaki yang membuatku baper saat jalan jalan angkatan . "kenapa harus sekelas sih" gumamku. 10 menit setelah aku masuk, Pak Bowo, dosenku masuk kedalam kelas dan mulai mengajar. Satu setengah jamk aku lewati dengan kepala berasap dan perut bergoyang, tidak sabar kau untuk makan siang. Sudah terbayang-bayang makanan apa yang nanti akan aku santap saat makan siang. Dan akhirnya jam yang kutunggu tunggu datang. Jam makan siang. Yuhuuuu. Saat aku sedang bersiap siap untuk meninggalkan kelas, April menepok pundakku. "Yar, gue kayaknya lagi suka sama seseorang deh....", "Ha, iya? siapa? DIkelas ini ga tadi? tanyaku, "iya, dia dikelas ini tadi, gue ketemu dia pas dia lagi keluar.", "Sapa tuuuuh???? gue tebak yaaa", "iya coba tebaaak..." tantangnya. Dengan pemikiran yang tidak terlalu panjang, aku menyebutkan satu nama "Farhan yaaa?!", "njir kok lu tau?!" seperti biasa kejujuran ini tak bisa di kontrol, mulut ini tak juga bisa menahannya "Iya, dulu gue juga sempet baper pas jjat(jalan jalan angkatan) tapi udah ngga sekarang hehe", "yah gue salah cerita ke orang nih haha" balasnya.

April menceritakan semua kronologi yang terjadi saat jjat berlangsung yang membuat dia menyukai Farhan. Dan aku hanya sibuk menjadi seorang pendengar setia temannya yang sedang jatuh cinta. Huft. Karena banyak dari temanku yang menggosipkan tentang Farhan, ditambah teman dari awal semesterku juga baper. Aku langsung menyimpulkan bahwa Farhan super duper yuper flirty kesemua cewek. Emang kalo orang baik tuh pasti ada aja halangannya. Baik dikit di baper-in. Iya emang gitu, rata-rata sifat cewek 'baperan'. Dan saat itu juga aku memupuskan hatiku untuk tidak lagi menyukai Farhan, ya meskipun rada sakit sih pas denger cerita awal mula kebaperan April berlangsung. Tapi Yara cewek KUAT.(dicapslock biar terlihat beneran)

Dua bulan aku jalani perkuliahan ini dengan ikut memperhatikan Farhan, sehingga ada bahan buat ngecengin April haha. Paling enak emang ngecengin orang yang lagi fallin in love  gitcu. Mukanya jadi kayak cewri, merah-merah ukulele. Apansi. Sampai suatu saat teman dekatku Anti mengajakku untuk menjadi Kepala Medis di salah satu kepanitiaan ospek jurusan. Karena emang aku seneng banget gapake aja, ngebantuin orang sakit aku oke-oke aja. Ditambah lagi tahun lalu aku juga menjadi anggota medis di kepanitiaan ospek jurusan. Saat semua PI-BPH disatukan di dalam grup line, Aku lumayan cukup kaget, karena Farhan adalah atasanku yaitu koor penunjang, selain memegang medis, Farhan juga memegang Perlengkapan dan HPD. Perlengkapan dikepalai oleh Anto dan HPD dikepalai oleh maulana. Dari kepanitiaan ini, aku mulai dekat dengan anak-anak jurusanku. Dan aku mulai merasakan sesuatu yang berbeda.

note: mohon maaf jika ada typo dikarenakan penulis, mengetik tanpa menggunakan kacamata (meninggal) pray for my glasses patah karena penulis ketiduran memakai kacamata.

Selasa, 08 Agustus 2017

YOU (1)

1 ; Pertemuan.


Di kala sang Raja belum sempat menyemangati pagi, aku sudah terbangun dari mimpi yang entah apa itu bentuknya. Seperti biasa aku mengambil air untuk ibadah malam menjelang pagi. Karena tenggorokkanku merasa kering aku memberanikan diri keluar kamar untuk mengambil segelas air putih. Saat ini aku sedang menginap di suatu villa di daerah puncak bersama teman seangakatan kampusku. Ya aku adalah seorang mahasiswi yang sedang menempuh semester 4. Teman-temanku biasa memanggilku Yara.

Saat aku sedang mengambil gelas untuk minum, tiba-tiba Farhan, salah satu temanku berdiri di depanku dan bertanya "kok udah bangun Yar?", "iya tenggorokan gue kering" jawabku, "minum air anget aja itu kayaknya panas deh yang merah ntar lu campurin aja sama yang biasa biar ga panas banget" sambil menunjuk dispenser yang ada di ujung meja dapur. 'Ini orang perhatian banget kenal juga kagak deh' gerutuku dalam hati. "iya ini juga mau minum air anget kok hehe. Lo belum tidur?" akhirnya aku memilih jawaban friendly dan mulai bertanya biar tidak terlihat kaku. "iya nih gabisa tidur, gue sholat dulu ya yar", Aku hanya mengangguk sambil meminum air hangat untuk menyembuhkan tenggorokanku.

Aku dengan Farhan hanya tau nama saja, meskipun kita seangkatan tapi aku tidak terlalu peduli dengan angkatanku dan dari ospek pertamakali masuk aku juga tidak terlalu tertarik dengan anak kampusku. Aku merasa tidak cocok dengan kebiasaanku yang malas sekali belajar sedangkan teman-teman dikampusku, setiap hari belajar. Aku memutuskan untuk ikut ke villa itu juga karena aku ingin ber adaptasi dengan teman-temanku. Aku ingin berubah dan lebih menerima lingkunganku yang seperti ini. Karena bagaimanapun teman-temanku ini lah yang akan menemani 3 tahunku selanjutnya.

Sang Rajapun mulai meneriaki teman-temanku untuk membuka mata dan mulai aktivitas di villa yaitu bermalas-malasan. Kerjaan kita hanya makan, main poker/uno, tidur-tiduran, ngobrol, renang dan lain sebagainya. Tujuan kita kesini memang untuk liburan tanpa memikirkan kampus yang sangat membuat kepala pusing. Kita menginap di villa selama 2 hari 2 malam. Malam pertama aku dan teman-temanku dibagi menjadi beberapa kelompok untuk berlomba membakar jagung, sosis, dan bakso. Tapi sayangnya kelompokku tidak menang, karena masakkan kelompokku biasa sekali. Tidak seperti malam-malam biasanya, aku bisa tertidur pulas di tempat yang asing. Mungkin karena aku kecapekan. 

Hari pertama aku dan teman-temanku menghabiskan waktu hanya bermain kartu poker/uno atau ngobrol ngobrol santai, ketawa-ketiwi, foto-foto. Akhinya aku merasa nyaman dengan teman-temanku di kampus. Karena selama 3 semester ini, aku tidak terlalu betah di kampus. Mereka bilang sih kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) atau kunang-kunang (kuliah nongkrong-kuliah nongkrong) sayangnya aku tidak nongkrong dengan teman kampusku.

Sang dewipun terlihat tersenyum. Malam terakhir di villa ini tiba-tiba berubah menjadi biru. Sejak kejadian tadi pagi, aku jadi memperhatikan Farhan. Mataku tidak bisa terlepas darinya. Aku menjadi pemikir yang sangat sangat berfikir. Mungkin para penemu-penemu saintis kalah berfikir dengan pemikiranku kali ini. Aku terbawa perasaan. Tak biasanya aku seperti ini. Diberikan perhatian oleh seseorang yang tidak dekat denganku bahkan kenalpun tidak. Malam ini ada acara api unggun dan beberapa temanku yang mempersiapkan acara ini mempersembahkan suatu puisi. Kita duduk mengelilingi api unggun bercerita tentang teman-teman kita yang tidak bisa bertahan di jurusanku. Sedih rasanya kita akan kehilangan mereka. Meskipun aku tidak terlalu dekat dengan teman-temanku yang notabennya bermain bergeng, tapi salah satu temanku tidak bisa bertahan disini. Aku mengenal temanku ini karena aku juga tinggal di asrama dan kami sering bercerita tentang jurusan kami yang sulit.

Malam terakhir di villa aku tidak bisa tidur, jadi aku memutuskan untuk bermain uno dengan beberapa temanku termasuk Farhan. Saat aku bermain kartu, aku menyadari satu hal. Farhan baik kesemua perempuan. Karena saat itu, Farhan duduk dekat dengan salah satu teman dekatku dari semester awal. April namanya. Farhan dengan April terlihat sangat dekat, bahkan Farhan memuji April "Rambut lo bagus deh pril" Aku yakin saat ini April sangat senang dipuji oleh salah satu manusia yang lumayan dikenal satu jurusan bahkan sampai kedosen. April hanya membalas dengan balasan basa basi "Makasih ya"  Ya, Farhan baru pertamakali melihat rambut April, karena di kampus April menggunakan penutup kepala as hijab as kerudung. 

Sang raja pun kembali menyontakkan semangatnya menyambut pagi. Itu tandanya hari terakhir kita di villa ini. Sedih rasanya akan berpisah bersama teman-temanku ini dan mulai memikirkan kampus yang sangat membosankan. Hari terakhir ini, kita habiskan dengan bermain berkelompok. Kelompok lomba membakar pada malam pertama dibagi 2 dan kelompok-kelompok itu mendatangi pos-pos yang tiap posnya berbeda permainan. Lagi-lagi aku sekelompok dengan Farhan. Dari kelompok inilah kita semakin dekat, saling berbicara, tertawa dan lagi-lagi aku sadar bahwa dia baik kesemua perempuan. "gaboleh baper yar gaboleeeh" larangku dalam hati. Meskipun saat itu aku mulai menyukainya tapi saat itu juga aku berhenti menyukainya.

Sebenarnya aku sedikit kesal dengan jalan-jalan ini. Karena terlihat jelas sekali geng-geng yang berkuasa disini. Mungkin aku sedikit iri karena sewaktu SMA aku cukup dikenal bahkan oleh kakak-kakak kelasku. heheh pd banget ya. Tapi di SMA geng-geng yang ada tidak membatasi pertemanan mereka dan tidak terlihat menguasai sekolah. Mulai SMA memang aku tidak terlalu suka menjadi anggota geng karena ada kejadian buruk saat di SMP di saat aku mempunyai geng yang berakhir bullying. Bukan, bukan aku yang membully tapi.... Aku di bully saat mendekati UN :)

(Januari 2016)

Minggu, 06 Agustus 2017

Natasha's Party Cakes

Hola kancaku!
Jadi di postingan kali ini, aku mau review toko kue, atau cafe kue, tapi isinya ga kue juga sih ada spaghetti, fettucini, dan makanan berat lainnya. Tapi, karena natasha's party cake lebih ke arah kue gitu jadi aku mau review ke kue dan tempatnya aja.




Natasha's Party Cakes ini terletak di Jl. KH. Ahmad Dahlan Kebayoran No. 30 RT 3/RW 3 Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. ( Dari Google) Jadi aku kesini ga sendirian melainkan ditemani oleh Hafsha Mansoer atau biasa dipanggil apcha (hits biru hitam nih) Alasan ku kesini itu karena kepo. ehehe. Jadi pemilik toko kue ini adalah mommynya temanku adli dan toko kue ini adalah salah satu sponsor LOGIKA UI 2017 loh... wkwk apasi. Pertama aku liat dulu review di zomato, kok kayaknya tempatnya lucu gitu ya makin tertarik lah aku kesini dan niatnya sih mau foto2 ala2 tapi gajadi karena aku kesini dadakan banget. Emang ga dibolehin foto ala2 gitu kali ya sama Allah dan aku liat harganya juga kan terjangkau lah ya untuk anak kuliahan tapi ini harganya rada naik dikit sih dr yang di zomato.


salah satu menunya yang aku foto hehe


Aku dan Apcha sampai ketempat ini kira-kira jam 2 kurang, tempatnya sepi banget cuman kita doang pengunjungnya sampe tempat buat makannya aja dimatiin lampunya. Hemat listrik. Ku salut. Peduli lingkungan. Seperti yang sudah kulihat di reviewan zomato, tempatnya bener2 lucuuuuuuu banget. Elegant tapi masih menunjukkan posisi feminimnya. Warnanya juga kesukaan aku banget baby blue, baby pink. Paling suka deh tempat makan yang punya tema gitu keliatan lebih istimewa aja. apandaaa. 



Tampilan luar dengan hits biru hitam cantik bukan?

itu kuenya cantik

gadeng dia juga cantik



Ini tampilan luarnya. Ada pintu masuknya gitu.




Ini tampilan luar yang kedua disebelah kanan yang atas.

Tampilan dalam saat masuk. Ini kayak tempat buat order kue costum gitcuuu.

Nah ini tempat buat mesen dan ada kue-kuenya yang udah jadi.

Gimana? lucu kan? lucu dooonggg....
Tempatnya comfy banget apalagi aku pelanggan tunggal ehehe berasa punya sendiri. Jadi disini pelayannya ada 2 gatau deh yang didalam mungkin ada kokinyaaaa. Mba2nya ramah banget sampe ngebolehin aku sholat disana hehe (bener2 berasa rumah sendiri) dan mas2nya ngeliat aku kayak ngeliat orang freak gitu deh. Tapi emang freak si wkwkwk.
Tempat makannya lupa ku foto. Ini aja kali ya foto yang mau sok ala2 tapi kagak bisa.
gak bisa jadi cewe gitu emang anaknya.

Ohiya sebelum makan aku tuh kebelet banget pipis jadi aku langsung ke kamar mandi gitu. Kamar mandinya juga lucu kita disuruh baca gitu kali ya sambil pipis biar ga bosen. hehe.

ini pas banget depan wcnya

ini di tembok kiri dari wcnya

ini di tembok kiri atasnya

Tempat buat cuci tangannya juga lucu banget. Tapi tak ku foto maafkeun

Sejujurnya nih aku gatau kue kue gitu karena aku ga terlalu suka manis karena aku sukanya kamuuu (eak) hehe tapi serius. Aku suka kue gini tapi ga terlalu suka sama manis. Sebelum aku ke sini aku sudah menentukan apa yang ingin aku pesan yaitu afternoon tea set (IDR 65.000,-) dan temanku apcha memesan spaghetti smoked beef (IDR39.000,-)
Di afternoon set ini berisikan, tea (aku pilih jasmine tea), macaron (coklat), cake (irish cake), dan ada 2 roti gitu kagak tau apaan. Aku mau cerita dikit hehe. Jadi setelah makanan dateng. Jujur aku gatau banget ini cara makannya tuh gimana yaaa jir stress sendiri. Karena saking bingungnya rasanya mau searching aja "cara makan kue" tapi karena rada freak aja kalo aku search itu di google jadi aku memutuskan untuk be myself haha.

yah maaf ya ga ku edit ehehe. ini afternoon tea setnya

- Tea : Enak, anget gitu berasa lagi minum teh di europe wkwk lebay. apalagi emang aku suka teh. aku suka aku suka (gaya meimei upinipin)
- Irish Cake : Enak banget ada krimnya gitu di dalam, teksturnya lembut. untuk pecinta manis cocok banget nih buat kamu karena cakenya manis banget. kayaknya emang cafe ini lebih kearah cakenya gitu sih. karena dari semuanya cakenya yang paling paling enak dan bikin kenyang.
- Macaron : Aku rada kurang suka gitu ya. masa pas lagi mau dimakan dan aku balik tuh macaronnya masa basah gitu:( sedih. macaronnya kurang enak tapi tetap ku habiskan dan macaronnya manis kook.
- Roti : Gatau ini roti apa karena aku udah kekenyangan makan irish cake dan macaronnya jadi kuenya ga ku habiskan maafin Ajeng ya Allah:( Rotinya rada keras gitu masa. mungkin untuk ngunyah2 berat kali ya hehe. keras banget.

Karena apcha pesan spaghetti jadi aku cobain dikit gitu. spaghettinya enak kok. porsinya cukup ga banyak banget jadi kenyangnya ya ga nyampe kenyang bego hehe.

Ohiya kayaknya Natasha's Party Cake lebih kearah kue2 gitu deh, kue ulang tahun, kue perayaan kue2 gitu sih. Enak banget kuenya. Tapi lumayan pricey sih. Tapi worth it to buy kooookkk. Trust me. hehe.

Karena tempatnya lucu, cozy, dan mba2nya ramah gitu kayaknya cocok deh dijadiin tempat buat ngesurprise-in temen gitu. Recommended lah yaaa. Tapi lebih ke cewe-cewe ya. Mungkin salah satu member di girlsquadmu ada yang mau ulangtahun?

Kalo mau liat2 lebih lanjut ini aku kasih tau webnya bisa dicek sendiri sist: www.natashacakes.com:

Rabu, 26 Juli 2017

Please....

Hai Someone out there....
Apakah saya bisa minta tolong?
Bisakah?
Tolong
Jadilah seseorang yang bahagia
Jika kamu bahagia
Saya akan bahagia melihatmu
Meskipun saya tahu itu menyakitkan juga untuk saya
Tapi apakah kamu ingat
Percakapan kita 1 tahun lalu?
Saya akan bahagia saat kamu bahagia
Begitu pula
Saya akan menjadi seseorang paling sedih
Ketika saya melihat kamu sedih
Jadi
Tolong
Bisakah kamu bahagia?
Saya sudah terlalu sakit untuk menjauhimu
Saya sudah terlalu sakit telah dijauhimu
Saya tahu saya adalah wanita paling bodoh didunia
Yang masih tidak bisa berpindah kelain hati
Maafkan saya
Tapi saya tidak bisa berbuat banyak
Bahkan untuk menjadikan kamu teman
Itu sangat sulit
Sulit sekali
Mengapa?
Karena disaat saya melampaui ketakutan saya
Kamu tidak merespon pertanyaan saya
Ajakan saya
Bagaimana bisa kita berteman seperti dahulu kala
Jika kamu tidak membiarkanku untuk berbicara denganmu?
Sebenarnya sia2 juga saya menulis ini karena kamu tidak akan membacanya.
Ini hanya cuitan tak berguna saya tentang kamu
Biarkan saya yang merasakan penyakitan ini seorang diri:)
Tapi jika kamu benar benar mencintai saya
Bisakah kamu mengetuk pintu itu lagi?
Please...
Please... Be Happy Man....:)


Sabtu, 15 Juli 2017

Lost A friend

Kala itu aku termenung.
Merenung akan seseorang yang membuatku tersenyum tiap malam.
Membuatku bercerita apapun itu.
Menjadikannya tempat bercerita.
Lalu renunganku itu menghasilkan air yang berasal dari mata.
Air yang membawa kala itu menjadi kelabu.
Air yang menciptakan hari-hari ku menjadi tidak bersemangat.
Aku sadar seseorang itu sudah pergi menjauh entah kemana.
Bukan, bukan itu yang terjadi.
Dia tidak mati.
Dia hanya pergi.
Dia berbeda.
Dia yang kukenal sudah tiada.
Ya. hanya itu.

Tapi, sekarang aku sadar.
Tetesan air mata itu bukan karena dia.
Bukan karena dia pergi entah kemana.
Tapi, tetesan air mata itu hanya karena aku kehilangan seorang teman.
Teman yang telah menjadi tempat ku mengeluh.
Tempat aku mengutarakan rahasia ku yang tidak aku utarakan kesiapapun.
Ya.
Aku hanya kesepian.
Dan memikirkan dia.
Dan sekarang aku sudah membiarkannya dia pergi.
Pergi dari kehidupanku yang berbulan-bulan ini membuatku bertanyatanya.
Bagaimana tidak.
Dia membuat puisi dalam berbahasa inggris yang sepertinya menceritakan kisah kami.
Terlalu GR kah aku?

Yea. I'm super duper sok2an buat begini2an. But, i just wanna share my story. Kira-kira 1 tahun yang lalu saya merasakan hal yang benar-benar membuat saya bahagia. I wanna tell from begin.

Kira-kira Januari 2016 saya menyadari seseorang yang benar-benar membuat saya kagum. Bagaimana tidak, seseorang yang saya tidak hiraukan kenal saya dan seseorang itu cukup terkenal di kampus saya. Pagi itu, saat saya terbangun dari tidur dan mengambil segelas air putih dimana saya sedang ada di suatu villa bersama teman-teman saya. Pada saat itu, ada seseorang menanyakan kondisi saya yang mana saya tidak terlalu kenal dia. Pada saat itu saya mulai berbicara padanya untuk pertama kali. Mulai saat itu, saya menjadi memerhatikan dia. Ternyata dia seseorang yang sangat peduli kepada teman-temannya. Ya. Saya mulai terbawa perasaan. Dia baik kepada saya. Peduli. Tapi ternyata dia memang peduli kesemua orang. Jadi, saya memutuskan untuk tidak baper.

Hari demi hari saya lewati dengan tidak peduli dengan siapapun di kampus saya terutama cowo. Suatu ketika, teman saya yang sudah saya kenal dari awal semester perkuliahan mengatakan bahwa dia menyukai seseorang dan saya mencoba menebaknya. Tidak diragukan lagi, tebakan saya selalu benar. Ternyata dia menyukai seseorang yang membuat saya sempat baper. Dia memang seseorang lelaki yang saya kenal baik, peduli, out of the box. Mulai hari saya berhasil menebak seseorang yang teman saya sukai, saya langsung bisa mengambil kesimpulan bahwa lelaki itu flirty ke semua perempuan.

Pada suatu momen, ada sebuah acara yang membuat saya menjadi seorang koordinator dan ternyata 'dia' menjadi atasan saya. Di saat ini, saya benar2 tidak menyukainya, biasa aja kayak teman biasa. Jadi saya tidak menghiraukan penampilan saya dan berlaku seenak senyaman saya. Waktu demi waktu saya jalani dan tara!!! saya dengannya menjadi dekat. Membuat malam hariku menjadi malam yang menyenangkan. Saya tidak melakukan hal 'itu' kok. Saya hanya chat dengan dia chat random. Yang berawal dari kebodohan saya, lama-lama benar2 membuat saya tertarik dengannya lagi.

Detik demi detik, menit demi menit, saya lewati tiap malam dengan tersenyum sekaligus tertawa kecil. Yea, I'm happiest girl and grateful. Sampai suatu hari itu datang. Hari dimana banyak sekali awan hitam muncul. Perasaan tidak enak ke teman saya, bosan, masalah keluarga, masalah kuliah, masalah ini itu aaaa, hari itu rasanya saya ingin masuk ke ICU atau jalan ditengah tol dan teriak atau hilang di hutan atau semacamnya. Saya memutuskan untuk pergi tapi setengah diri saya tidak menerimanya dan melakukan hal-hal yang sangat sangat bodoh. Mungkin sekarang dia sangat jijik kepada saya. I guess.

1 bulan... 2bulan.... saya mencoba melupakannya saya kira akan berhasil untuk menyibukkan diri saya dan memulai yang baru dengan yang lain. Ternyata tidak. Saya membuat diri saya kelelahan dan membuat saya mempunyai suatu hubungan yang saya tidak suka bahkan sayang kepada orang itu. Ternyata perasaan ini terlalu dalam. Jadi saya memutuskan untuk menghentikan hubungan itu dan menikmati hari-hari saya sendirian dan bersama teman saya pastinya.

Tapi saya benar-benar menikmati saat-saat itu. Saat2 kata2 manis ada di layar hp saya. Btw, saya masih menyimpan chat saya yang saya ss tepat satu tahun lalu. 16 juli 2016. I'm weirdo. Freak. Iuh but sorry not sorry. Cause everytime with u is wonderful. HA. Lebay.

Always believing him even i said no. :)

Sekarang, saya benar-benar merelakan dia pergi dan tidak mengharapkannya lagi. 100% .
I've just lost a friend who know me so well. I guess. Be happy ya. Have fun tho.

The sweetest things he did for me that no one else thought:
1. Check my temperatured (put his hand on my forehead)
2. Gave his jacket when raining out there.
3. Open my door and let me into his car.
4. Worrying about me. everytime.
5. Loving me. thx:)

[Last, i'm realized that he is not for me and i knew that we are in two different world wasn't it?]





YOU (3)