Sabtu, 19 Agustus 2017

YOU (2)

2; Pupus


Sang Raja sudah cukup lama membangunkanku dengan sinar yang tak pernah meredup sedikitpun tetapi, aku tak kunjung bangun dari mimpiku yang no ending. "mama berangkat ya mba" suara lantang dan keras tapi masih menunjukkan kehalusan menandakan kalau suara itu berasal dari pita suara mamaku. Aku langsung terbangun dari kasur tanpa basa-basi(ngulet, streching, atau sebagainya) dan tersadar jika jam sudah menunjukkan angka 8. "Gawat, gue ada kelas jam 10" keluhku dalam hati. Seperti 3 semester sebelumnya, aku masih tidak bersemangat masuk kuliah. Entah itu karena teman temanku, dosenku atau mata kuliahku. Entahlah.

Pelajaran pertamaku hari ini adalah analisis matematika 1. Mata kuliah yang sulit menurut kakak-kakak tingkatku dan lagi-lagi aku masih tidak memperdulikan kata-kata orang. Saat aku masuk kelas, jam sudah menunjukkan angka 10.20 tetapi dosenku belum kunjung datang, "Fiuh untungnya ga telat dan gue masih dapat tempat duduk nyhaaaa" obrolanku dalam hati. Bagaiman tidak takut kebagian tempat duduk, kelasku berisi 50 orang lebih sedangkan kursi yang tersedia pas, belum lagi ada beberapa orang yang memekai 2 kursi, satu kursi untuk duduk dan satu lagi untuk tasnya. Mungkin tasnya branded banget kali ya sampe ga tega ditaruh di lantai.

Saat aku sedang mencari teman-temanku yang cukup akrab, aku mendapati seorang laki-laki bernama Farhan, lelaki yang membuatku baper saat jalan jalan angkatan . "kenapa harus sekelas sih" gumamku. 10 menit setelah aku masuk, Pak Bowo, dosenku masuk kedalam kelas dan mulai mengajar. Satu setengah jamk aku lewati dengan kepala berasap dan perut bergoyang, tidak sabar kau untuk makan siang. Sudah terbayang-bayang makanan apa yang nanti akan aku santap saat makan siang. Dan akhirnya jam yang kutunggu tunggu datang. Jam makan siang. Yuhuuuu. Saat aku sedang bersiap siap untuk meninggalkan kelas, April menepok pundakku. "Yar, gue kayaknya lagi suka sama seseorang deh....", "Ha, iya? siapa? DIkelas ini ga tadi? tanyaku, "iya, dia dikelas ini tadi, gue ketemu dia pas dia lagi keluar.", "Sapa tuuuuh???? gue tebak yaaa", "iya coba tebaaak..." tantangnya. Dengan pemikiran yang tidak terlalu panjang, aku menyebutkan satu nama "Farhan yaaa?!", "njir kok lu tau?!" seperti biasa kejujuran ini tak bisa di kontrol, mulut ini tak juga bisa menahannya "Iya, dulu gue juga sempet baper pas jjat(jalan jalan angkatan) tapi udah ngga sekarang hehe", "yah gue salah cerita ke orang nih haha" balasnya.

April menceritakan semua kronologi yang terjadi saat jjat berlangsung yang membuat dia menyukai Farhan. Dan aku hanya sibuk menjadi seorang pendengar setia temannya yang sedang jatuh cinta. Huft. Karena banyak dari temanku yang menggosipkan tentang Farhan, ditambah teman dari awal semesterku juga baper. Aku langsung menyimpulkan bahwa Farhan super duper yuper flirty kesemua cewek. Emang kalo orang baik tuh pasti ada aja halangannya. Baik dikit di baper-in. Iya emang gitu, rata-rata sifat cewek 'baperan'. Dan saat itu juga aku memupuskan hatiku untuk tidak lagi menyukai Farhan, ya meskipun rada sakit sih pas denger cerita awal mula kebaperan April berlangsung. Tapi Yara cewek KUAT.(dicapslock biar terlihat beneran)

Dua bulan aku jalani perkuliahan ini dengan ikut memperhatikan Farhan, sehingga ada bahan buat ngecengin April haha. Paling enak emang ngecengin orang yang lagi fallin in love  gitcu. Mukanya jadi kayak cewri, merah-merah ukulele. Apansi. Sampai suatu saat teman dekatku Anti mengajakku untuk menjadi Kepala Medis di salah satu kepanitiaan ospek jurusan. Karena emang aku seneng banget gapake aja, ngebantuin orang sakit aku oke-oke aja. Ditambah lagi tahun lalu aku juga menjadi anggota medis di kepanitiaan ospek jurusan. Saat semua PI-BPH disatukan di dalam grup line, Aku lumayan cukup kaget, karena Farhan adalah atasanku yaitu koor penunjang, selain memegang medis, Farhan juga memegang Perlengkapan dan HPD. Perlengkapan dikepalai oleh Anto dan HPD dikepalai oleh maulana. Dari kepanitiaan ini, aku mulai dekat dengan anak-anak jurusanku. Dan aku mulai merasakan sesuatu yang berbeda.

note: mohon maaf jika ada typo dikarenakan penulis, mengetik tanpa menggunakan kacamata (meninggal) pray for my glasses patah karena penulis ketiduran memakai kacamata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

YOU (3)